Manajemen Adminstrasi : Tujuan, dan Fungsi dalam Perusahaan – Manajemen administrasi memegang peranan penting dalam menunjang kelancaran operasional sebuah perusahaan. Melalui pengelolaan administrasi yang baik, setiap aktivitas kerja dapat berjalan lebih teratur, terdokumentasi, dan terkoordinasi dengan jelas. Manajemen administrasi tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dan pengarsipan, tetapi juga mencakup perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan berbagai proses administratif agar seluruh bagian perusahaan dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, keberadaan manajemen administrasi menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan dan pengendalian perusahaan. Dengan sistem administrasi yang tertata rapi, perusahaan dapat meminimalkan kesalahan, meningkatkan produktivitas, serta membangun profesionalisme kerja. Oleh karena itu, memahami tujuan dan fungsi manajemen administrasi sangat penting agar perusahaan mampu berkembang secara berkelanjutan dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Manajemen Adminstrasi Menurut Para Ahli
Manajemen administrasi menurut para ahli pada dasarnya diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan administrasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
- Menurut George R : Terry : Dalam konteks manajemen administrasi, pandangan Terry menegaskan bahwa kegiatan administrasi harus dikelola secara sistematis dan terstruktur agar setiap pekerjaan dapat berjalan efektif, terkoordinasi, dan mampu mendukung tercapainya tujuan organisasi atau perusahaan.
- Henry Fayol : Manajemen merupakan proses yang mencakup lima fungsi utama, yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pemberian perintah atau pengarahan (commanding/directing), pengoordinasian (coordinating), dan pengawasan (controlling). Dalam manajemen administrasi, konsep Fayol menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas, wewenang dan tanggung jawab yang seimbang, serta koordinasi yang baik agar seluruh kegiatan administrasi dapat berjalan tertib, efisien, dan selaras dalam mencapai tujuan organisasi
- Menurut Sondang P. Siagian : Manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh hasil dalam rangka mencapai tujuan organisasi melalui kegiatan orang lain. Dalam konteks manajemen administrasi, pandangan ini menekankan bahwa kegiatan administrasi tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan teknis, tetapi juga bagaimana seorang manajer mampu mengoordinasikan, mengarahkan, dan memanfaatkan sumber daya manusia secara efektif agar seluruh proses administrasi berjalan tertib, efisien, dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Tujuan Manajemen Adminstrasi
Tujuan manajemen administrasi adalah untuk menciptakan keteraturan dan kelancaran dalam setiap kegiatan organisasi atau perusahaan. Dengan adanya manajemen administrasi yang baik, seluruh proses kerja seperti pencatatan, pengarsipan, pengelolaan data, serta alur informasi dapat berjalan secara sistematis dan terkontrol.
Hal ini bertujuan agar setiap bagian organisasi mampu bekerja secara terkoordinasi, meminimalkan kesalahan, serta menghindari pemborosan waktu, tenaga, dan biaya. Manajemen administrasi juga membantu meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan, serta profesionalisme kerja, sehingga organisasi atau perusahaan dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu bersaing di tengah perubahan lingkungan bisnis.
Fungsi Manajemen Adminstrasi
Fungsi manajemen administrasi berperan sebagai penggerak utama dalam mengatur seluruh kegiatan administrasi agar berjalan terarah dan terstruktur. Melalui fungsi perencanaan, organisasi dapat menetapkan tujuan serta menyusun langkah-langkah administratif yang perlu dilakukan. Selanjutnya, fungsi pengorganisasian membantu membagi tugas, wewenang, dan tanggung jawab secara jelas, sehingga setiap bagian mengetahui perannya masing-masing. Fungsi pengarahan juga penting untuk membimbing dan memotivasi pegawai agar pekerjaan administrasi dapat dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Selain itu, fungsi manajemen administrasi mencakup pengoordinasian dan pengawasan terhadap seluruh aktivitas administrasi. Pengoordinasian bertujuan menyatukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan, sedangkan pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan administrasi berjalan sesuai rencana. Dengan adanya fungsi-fungsi tersebut, manajemen administrasi mampu meningkatkan efisiensi kerja, menjaga ketertiban sistem, serta mendukung tercapainya tujuan organisasi atau perusahaan secara optimal.
Penutup :
Dengan menjalankan fungsi-fungsi administrasi seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarsipan, dan pengawasan secara baik, perusahaan mampu menciptakan sistem kerja yang rapi, transparan, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat. Oleh karena itu, penerapan manajemen administrasi yang profesional menjadi kunci dalam membangun perusahaan yang tertib, produktif, dan berdaya saing.